Waspada Transaksi Uang Palsu! Begini Cara Menghindarinya

Waspada Transaksi Uang Palsu! Begini Cara Menghindarinya

Desember 21, 2020 0 By Admin

Kondisi perekonomian yang menghimpit masyarakat saat ini, membuat sebagian oknum tega melakukan tindak kriminalitas untuk menjaga stabilitas ekonominya. Salah satunya dengan cara memilih bertransaksi menggunakan uang palsu. Terlebih di kondisi pandemi Covid-19 seperti ini, membuat risiko transaksi uang palsu semakin besar.

Pastinya Anda tidak ingin mendapatkan uang palsu saat melakukan transaksi. Baik pelaku usaha maupun konsumen, uang palsu tentu akan sangat merugikan bila sampai ke tangan Anda. Khususnya sebagai pelaku usaha, baiknya Anda melakukan 4 cara berikut untuk menghindari transaksi uang palsu:

1. Terapkan prinsip 3D
3D merupakan cara yang disarankan oleh pemerintah dalam mendeteksi keaslian uang. 3D sendiri, merupakan singkatan dari Dilihat, Diraba, dan Diterawang.

  • Dilihat
    Anda perlu melihat uang dengan teliti, yakni untuk menemukan angka berubah warna yang tersembunyi di pecahan uang.
  • Diraba
    Meraba uang ini bertujuan untuk mengetahui bagian kasar atau timbul dari uang.
  • Diterawang
    Anda dapat memastikan keaslian uang dengan menerawang logo Bank Indonesia di dalam uang kertas.

Anda dapat melakukan prinsip ini, dan memastikan bagian kasir pada toko atau usaha Anda sudah bisa melakukan 3 prinsip ini.

2. Transaksi di tempat dengan pencahayaan yang baik
Bila Anda memiliki kasir di tempat usaha, maka pastikan titik lokasinya sudah memiliki pencahayaan yang tepat. Tujuannya, untuk memastikan uang asli. Prinsip 3D bisa dilakukan secara optimal dengan pencahayaan yang baik.

Selain itu, bila transaksi yang Anda lakukan bersifat fleksibel atau berbeda-beda lokasi (biasanya untuk transaksi penjualan online yang mengharuskan bertemu langsung atau COD), maka pastikan tempat transaksi harus dilakukan pada cahaya yang terang.

Transaksi yang dilakukan di tempat minim pencahayaan, tentu akan menyulitkan Anda untuk menerapkan prinsip 3D saat mendeteksi keaslian uang.

3. Gunakan alat bantu
Selain menerapkan prinsip 3D, tentunya Anda membutuhkan teknik cepat untuk mengetahui keaslian uang. Hal ini sangat cocok dilakukan oleh kasir atau usaha offline. Anda dapat menggunakan mesin kasir dari Kanasecure yaitu Kanalogic KCR-181SW. Mesin kasir All in One yang dilengkapi dengan alat pendeteksi uang palsu. Anda hanya perlu mengarahkan uang di bawah sinar UV yang tersedia di mesin kasir sehingga keaslian uang dapat dengan mudah dilihat. Selain itu Anda juga bisa mendapatkan berbagai manfaat lainnya dari mesin kasir Kanalogic KCR-181SW.

4. Transaksi Cashless
Untuk menjaga keamanan transaksi, ada baiknya Anda menggunakan transaksi cashless. Cashless merupakan transaksi yang tidak menggunakan uang fisik atau uang tunai. Transaksi tunai memang dinilai lebih berisiko dari cashless. Terlebih untuk transaksi besar, baiknya Anda melakukan transaksi secara non-tunai. Hal ini tentu menghindari penggunaan uang palsu.

Jadi, sebagai pelaku usaha risiko transaksi uang palsu ini akan selalu menghantui. Karena itu, mau tidak mau sebagai pelaku usaha harus bersiap dan mewaspadai hal ini. Selain waspada dan cerdas bertransaksi, alat pendukung saat bertransaksi akan sangat membantu Anda sukses menjalankan bisnis dan terhindar dari transaksi uang palsu.