Terancam Gulung Tikar Karena Pandemi Covid-19? Gunakan 6 Strategi Ini Untuk Bertahan

Terancam Gulung Tikar Karena Pandemi Covid-19? Gunakan 6 Strategi Ini Untuk Bertahan

April 15, 2020 0 By Admin

Banyak pelaku usaha merasa bisnisnya sedang terancam di tengah pandemi Covid-19 ini. Pelaku usaha dari berbagai kalangan seperti: UMKM, usaha berkembang, hingga raksasa bisnis yang memegang market leader juga tak sedikit yang mengalami guncangan.

Pandemi Covid-19 ini memang berdampak besar bagi laju bisnis di berbagai kalangan, karena kondisi mendesak ini mampu membuat operasional dan alur penjualan menjadi kacau.
Bagaimana agar pelaku usaha tetap mempertahankan bisnisnya di tengah pandemi Covid-19?

Lakukan 6 strategi berikut untuk mempertahankan usaha di masa pandemi Covid-19:

  1. Maksimalkan penggunaan teknologi selama WFH
    Hal pertama yang harus dipatuhi perusahaan atau pelaku usaha saat pandemi Covid-19 ini adalah membiarkan karyawannya melakukan kerja dari rumah atau work from home (WFH). Karena itu, langkah pertama untuk mempertahankan bisnis Anda adalah dengan memaksimalkan penggunaan teknologi selama WFH, seperti: aplikasi rapat online, aplikasi absensi online, kelancaran internet, hingga memastikan keamanan kantor saat WFH, mengingat banyak aset perusahaan di dalamnya yang harus dijaga.
  2. Kontak mitra bisnis secara berkala
    Anda harus bergerak lebih aktif menghubungi mitra bisnis. Buatlah jadwal untuk menghubungi mitra bisnis, pelanggan lama, atau bahkan pelanggan baru untuk menawarkan dan mengingatkan mereka tentang kebutuhan upgrade produk Anda. Hal ini perlu dilakukan, karena bisa saja pelanggan Anda tidak menyadari bahwa mereka butuh memperbarui atau membeli produk Anda.
  3. Manfaatkan marketplace dan media sosial lebih maksimal
    Jika Anda sebelumnya sudah memanfaatkan marketplace sebagai salah satu alat penjualan, maka di situasi pandemi Covid-19 ini harus segera dimaksimalkan. Manfaatkan lebih banyak marketplace yang ada. Jangan puas dengan 1 penyedia
    Semakin banyak produk Anda bertebaran di marketplace dan media sosial, maka jangkauan konsumen terhadap produk Anda juga semakin besar. Mengingat situasi pandemic Covid-19 ini membuat masyarakat lebih memilih belanja online dan lebih aktif bergerilya di dunia maya.
  4. Buat penawaran spesial dan promo yang relevan
    Waktunya Anda berpikir kreatif!
    Buat promo dan penawaran spesial tentang produk atau layanan jasa Anda dengan fenomena Covid-19 yang terjadi saat ini. Sebagian besar masyarakat akan memusatkan perhatiannya terhadap pandemi ini. Jadi, manfaatkan perhatian mereka dan buat produk Anda sebagai solusi dari berbagai dampak pandemi ini. Bila memang tidak dapat dikaitkan, maka Anda bisa menggunakan edukasi tentang layanan dan produk Anda. Misal, berbentuk video atau stiker tentang proses produksi atau pengemasan produk yang melalui proses higienis dan aman. Hal ini dapat meyakinkan konsumen untuk tetap menggunakan produk atau jasa Anda.
  5. Pastikan cashflow terjaga dengan sehat
    Jangan terlena dengan omset yang semakin landai, perhatikan arus kas atau cashflow Mungkin akan ada penagihan kepada mitra bisnis hingga pelanggan yang terhambat, karena biasanya dilakukan secara langsung dan tatap muka kini harus dilakukan secara online atau via telpon. Harus ada jalan ke luar untuk hal ini, yakni memanfaatkan teknologi dengan maksimal dan membangun komunikasi yang baik.
    Selain itu, Anda juga bisa mulai memangkas anggaran, dan mengedepankan kebutuhan yang menjadi prioritas. Karena cashflow harus benar-benar terjaga, setidaknya untuk mempertahankan eksistensi usaha Anda di tengah pandemi Covid-19 ini.
  6. Selalu monitor transaksi bisnis
    Laporan penjualan harus tetap dikontrol dengan baik, untuk pelaku usaha kecil sekali pun. Misal, Anda bergerak di bidang retail kecil seperti toko kelontong, atau rumah makan sederhana, maka mesin kasir di toko Anda bisa menjadi alat pencatat laporan penjualan. Bahkan saat ini sudah ada mesin kasir yang bisa melihat laporan penjualannya via ponsel.
    Bila bidang usaha Anda lebih besar, maka bisa menggunakan software laporan penjualan yang mendukung. Jadi, Anda tetap bisa melakukan monitoring laporan penjualan untuk evaluasi dan tetap fokus terhadap strategi penjualan.

Hadapi pandemi Covid-19 ini dengan tenang dan bijaksana, gunakan 6 strategi di atas untuk membantu mempertahankan laju bisnis Anda di tengah situasi yang sulit ini.