Pemrograman Fungsi Pada Mesin Kasir KCR-181SW

Pemrograman Fungsi Pada Mesin Kasir KCR-181SW

Februari 22, 2019 0 By Admin

Pemrograman Fungsi digunakan untuk mengatur settingan mesin kasir, dan manajemen password.

  1. Tekan [MENU] untuk masuk ke dalam menu utama.
  2. Pilih program kemudian tekan [SUBTOT].
  3. Pilih program fungsi kemudian tekan [SUBTOT].
  4. Untuk setiap akan berpindah nomor fungsi gunakan [SUBTOT].

 

Catatan:

Jika ada menu yang terlewat atau ada kesalahan saat melakukan pemrograman ini, maka Anda tidak bisa kembali ke nomor  fungsi yang sudah terlewat.  untuk  mengulang, tekan [BAYAR] untuk kembali ke menu sebelumnya, dan silahkan masuk kembali ke menu program Fungsi untuk mengulang dari fungsi nomor1.

 

Berikut ini adalah keterangan dari nomor nomor fungsi

  1. Fungsi nomor1 adalah untuk penomoran mesin kasir saat dalam jaringan. Setting dari Pabrik adalah 0001 seperti pada gambar di bawah ini..

 

  1. Fungsi nomor 2 adalah untuk mengatur kecepatan jaringan saat mesin dihubungkan ke komputer melalui jaringan s Tidak berlaku saat mesin di hubungkan dengan computer melalui USB. Setting dari Pabrik Adalah 9600 seperti pada gambar dibawah ini..

 

  1. Fungsi nomor 3 adalah untuk mengatur nomor nota awal pada mesin Setting dari Pabrik adalah 0001 seperti pada contog gambar dibawah ini.

 

  1. Fungsi nomor 4 adalah untuk mengatur password  saat melakukan Refund. Maksimal 6 digit angka saja (bukan Huruf). Untuk menghapus Password Refund ketik 000000  seperti pada contoh gambar dibawah ini.

 

  1. Fungsi Nomor 5 adalah untuk mengatur password manager untuk masuk kedalam menu Laporan Z dan masuk ke dalam Menu Program.  Maksimum 6 digit angka saja  (bukan  huruf), untuk menghapus Password cukup ketik 000000 (PERHATIAN : PASSWORD JANGAN SAMPAI HILANG, bila Anda lupa password manager, mesin harus direset di service center) seperti pada contoh gambar dibawah ini.

  1. Fungsi nomor 6 adalah untuk pengaturan pencetakan:
    1. Bila digit pertama 0 printer hidup, Bila 1 maka printer dimatikan.
    2. Bila digit kedua 0 harus ada kertas didalam printer, bila 1 boleh tanpa kertas di dalam printer.
    3. Digit ketiga adalah untuk mengatur spasi printer 0-9 (0 paling rapat, 9 paling renggang).
    4. Digit keempat adalah ketebalan cetakan 0-6 (0 paling tipis, 9 paling tebal).
    5. Setting default pabrik adalah 0023.

 

  1. Fungsi nomor 7 adalah untuk mengatur parameter Nota.
    1. Digit pertama adalah untuk mengatur pencetakan tran Bila 0 maka transaksi akan dicetak setelah Kepala Nota (nama toko dll) bila 1 maka transaksi akan dicetak sebelum nama toko dll.
    2. Digit kedua adalah untuk mengatur spasi antar nota. 0-9 (0 paling rapat, 9 paling renggang) seperti pada gambar dibawah ini.

  1. Digit ketiga adalah untuk mengatur ukuran Nomor no Bila 0 maka ukurannya normal, bila 1 maka ukurannya lebar, bila 2 ukurannya  tinggi, bila 3 maka ukurannya besar.
  2. Digit Keempat adalah untuk mengatur besar nama barang yang tercetak dino Bila 0 maka ukurannya normal, bila 1 maka ukurannya lebar, bila 2 ukurannya tinggi, bila 3 maka ukurannya besar.
  3. Contoh disamping adalah nomor nota mode ukuran lebar, dan nama barang mode ukuran lebar.
  4. Setting default pabrik adalah 0300 seperti pada gambar di bawah ini..

 

  1. Fungsi nomor 8 adalah untuk mengatur input penjualan dan untuk mengatur penghitungan diskon dan extra.
    1. Digit pertama, bila 0 maka mesin tidak mencetak kode SPLU di nota penjualan, bila 1 maka mesin kasir akan mencetak kode SPLU di nota penjualan gambar disamping adalah contoh pencetakan SPLU disertai dengan kodenya.
    2. Digit Kedua  adalah  untuk  mengatur  saat  penjualan menggunakan dept, bila 0 maka saat di ketik 10 kemudian ditekan tombol DEPT1 maka yang tercatat adalah 1 buah DEPT1  dengan  harga  10.Bila maka  saat  diketik  10 kemudian tombol DEPT1 maka yang tercatat adalah 10 buah DEPT1 dengan harga 1.
    3. Digit ketiga adalah untuk melakukan pelarangan pengisian harga sementara untuk kode SPLU yang bersangkutan, bila 0 maka mesin kasir diijinkan untuk mengisi harga sementara saat transaksi  berlangsung  untuk  SPLU  yang  bersangkutan, sedangkan bila diisi dengan 1 maka kasir dilarang untuk mengisi harga sementara saat transaksi.
    4. Digit empat adalah untuk mengatur total penjualan setelah diskon atau  p  Bila  0 maka perhitungan  pajak dan diskon adalah berdasar nilai jual awal contoh : bila ada penjualan  10.000 dan  dikenakan diskon 10 persen maka hasil diskon adalah 9.000.  kemudian dikenakan pajak 10 persen, maka perhitungannya diambil dari nilai awal yaitu 10.000, pajaknya 1000 jadi total nilai akhir adalah 10.000, bila 1 maka penghitungan pajak dan diskon adalah berdasar nilai akhir penjualan. Contoh : bila ada penjualan 10.000 dan dikenakan diskon 10 persen maka hasil diskon adalah 9.000.kemudian dikenakan pajak 10 persen, maka perhitungannya diambil dari nilai akhir yaitu 9.000 pajaknya 900 jadi total nilai akhir adalah 9.900.
    5. Setting default pabrik adalah 0000.

 

  1. Fungsi nomor 9 adalah untuk mengatur pencetakan untuk order dapur (kitchen) fungsi ini sangat cocok untuk di café atau restoran.
  • Digit pertama, Bila 0 maka nota untuk dapur tidak akan dicetak, bila 1 maka akan dicetak dapur info1, bila maka akan dicetak dapur info2. Ada 3 dapur  yang dapat dicetak.
  • Digit kedua,  bila   0   maka  nota satuan per masing-masing item yang dijual tidak diceta Bila 1 maka nota penjualan akan dicetak kemudian nota   satuan akan dicetak per item, dan bila 2 hanya akan dicetak nota satuan saja, tanpa nota penjualan.
  • Digit ketiga     adalah     untuk mengatur   salinan  no Bila 0 maka dilarang  melakukan salinan nota. Bila 1 maka salinan nota dilakukan secara manual, bila 2 maka mesin akan menyalin    nota    secara otomatis.
  • Digit keempat adalah untuk mengatur jumlah salinan. Maksimum adalah 9 salinan.
  • Setting default pabrik adalah 1015.

 

  1. Fungsinomor 10 adalah untuk mengatur penghapusan catatan di mesin, pengaturan pencatatan dan penghitungan stok, pengaturan digit desimal dibelakang koma, dan untuk pencet akan data valid.
    1. Digit pertama bila 0 maka mesin kasir tidak akan menghapus ½ catan penjualan pertama saat memori penyimpanan penuh, bila 1 maka mesin akan menghapus secara otomatis catatan penjualan saat memori penyimpanan penuh.
    2. Digit kedua Bila maka mesin tidak akan menghitung stok dan memberikan peringatan bila stok menipis, (stok yang di inputkan pada program SPLU). Setting ini harus dilakukan saat awal pemrograman, bila 1 maka mesinakan memberikan penghitungan stok dan peringatanny.a.
    3. Digit ketiga adalah jumlah berapa angka decimal dibelakang koma antara 0 sampai 4 digit.
    4. Digit keempat adalah untuk meniadakan  nol di belakang  koma, bila maka nol dibelakang koma akan tetap ada, bila 1 maka nol dibelakang koma akan dihilangkan saat cetak no Contoh 100,00 akan menjadi 100.
    5. Setting default Pabrik adalah 1000.

 

  1. Fungsi nomor 11 adalah untuk melakukan pengaturan diskon standar dan maksimum. Ada 4 digit pengaturan. Dua digit pertama adalah tariff diskon maksimal yang diijinkan dilakukan, dan dua digit berikutnya adalah diskon standar saat tombol diskon dite Disini contohnya adalah 1010. Jadi maksimum diskon yang diijinkan di mesin kasir adalah 10% dan diskon standar  saat   menekan  tombol  diskon  langsung  tanpa di dahului besarnya diskon adalah 10 persen. Setting default pabrik adalah 0000 seperti pada gambar di bawah ini.

 

  1. Fungsi nomor 12 adalah untuk melakukan pengaturan servis charge standar dan maksimum. Ada 4 digit pengaturan. Dua digit pertama adalah tarif servis maksimal yang diijinkan dilakukan, dan dua digit berikutnya adalah servis standar saat tombol diskon ditekan. Disini contohnya adalah 1010. Jadi maksimum servis yang diijinkan dimesin adalah 10% dan servis standar saat menekan tombol servis langsung tanpa di dahului besarnya servis adalah 10 pers Setting default pabrik adalah 0000 seperti pada contoh gambar dibawah ini..

 

  1. Fungsi nomor 13 adalah untuk mengatur pembulatan pada mesin kasir.
  • Digit pertama, bila 0 maka mesin tidak akan melakukan pembulatan, bila   1   maka   mesin kasir   akan   melakukan pembulatan otomatis.
  • Digit kedua, Bila 0 maka mesin akan pencetak pembulatannya, bila 1 maka mesin tidak akan melakukan pencetakan pembulatannya.
  • Digit ketiga, bila 1 pembulatan ke ratusan contoh bila harga adalah 1018 maka pembulatannya menjadi 1000 atau 1100. Bila 2 pembulatan dalam puluhan contoh bila harga adalah 1018 maka pembulatannya menjadi 1020 atau 1010.
  • Digit Keempat adalah system pembulatannya, bila 1 maka pembulatan kebawah, bila 2 pembulatan terdekat, bila 3 pembulatan keatas.
  • Setting default pabrik adalah 1022.

 

  1. Fungsi nomor  14 adalah  untuk  mengatur  fungsi  member.
    1. Digit pertama, bila 0 maka mesin kasir tidak diperbolehkan memberikan diskon secara otomatis, Bila 1 maka mesin akan berikan diskon secara otomatis.
    2. Digit kedua adalah untuk pengaturan catatan pelangganan di kartu member bila ada, bila 1 maka jumlah catatan = jumlah pembayaran, bila 2 maka jumlah catatan = ½ dari jumlah pembayaran, bila 5 maka jumlah catatan = 1/5 dari jumlah pembayaran, bila 10 maka jumlah catatan = 1/10 dari jumlah pembayaran.
    3. Digit ketiga adalah untuk pengaturan pembayaran dengan poin di kartu membe Bila 0 maka mesin tidak akan mengijinkan pembayaran menggunakan poin, bila 1 maka mesin mengijinkan pembayaran menggunakan poin.
    4. Digit keempat adalah mode pencarian memb Bila 0 maka dicari berdasarkan kode, bila 1 maka dicari berdasarkan nomor urut member.
    5. Setting default pabrik adalah 1110.

 

  1. Fungsi nomor 15 adalah untuk setting timbangan elektronik Eksternal.
  • Digit pertama bila 1 adalah untuk kode jumlah, bila 2 adalah untuk kode uang, bila 3 adalah untuk jumlah electronic, dan bila 4 adalah untuk uang elektron
  • Digit kedua adalah untuk decimal pada barcod
  • Digit ketiga dan keempat adalah header dari barcod
  • Setting default pabrik adalah 0000

 

16.   Fungsi nomor 16 adalah untuk mengatur printer nota eksternal.

  1. Digit pertama adalah untuk mengatur ce Digit kedua adalah untuk mengatur ukuran printer bila 0 adalah ukuran kertas 57mm, bila 1 adalah ukuran kertas 80mm.
  2. Digit ketiga adalah untuk mengatur mode pemotongan kertas (0-4,0 paling rapat ,4 paling renggang).
  3. Digit keempat adalah untuk mengatur mode ceta Bila 0 maka cetakan lengkap, bila 1 maka cetakan salinan, bila 2 maka cetakan dapur, bila 3 maka cetakan satuan.
  4. Setting default pabrik adalah 0000.

 

  1. Fungsi nomor 17 adalah untuk mengatur parameter pencetakan printer.
    1. Digit pertama adalah untuk mengatur spasi nota bagian atas. 
    2. Digit kedua adalah untuk mengatur spasi nota bagian bawah.
    3. Digit ketiga adalah untuk mengatur spasi antar baris nota.
    4. Digit keempat  adalah   ukuran  dari   nama  item   yang tercetak, bila 0 adalah norm Bila 1 adalah lebar, bila 2 adalah tinggi, bila 3 adalah besar.
    5. Setting default pabrik adalah 0000.

 

  1. Fungsi nomor 18 adalah untuk mengatur alat apa saja yang terhubung pada port USB dan PS2 dari mesin.
    1. Digit pertam Jika 1 adalah untuk USB host, jika 2 adalah untuk USB  jaringan,Jika 3 adalah untuk keyboard PS2, Jika B adalah untuk PS2 barcode scanner.
    2. Digit kedua adalah untuk mematikan bunyi beep  saat tombol ditekan dan saat ada peringatan, bila 0 maka mesin akan mengeluarkan bunyi beep, jika 1 maka mesin tidak akan mengeluarkan bunyi beep.
    3. Digit ketiga untuk cadangan mesin kasir.
    4. Digit keempat adalah pengaturan untuk melihat laporan, bila 0 berarti diijinkan melihat laporan, bila 1 berarti dilarang melihat laporan.
    5. Setting default pabrik adalah 0000.

 

  1. Fungsi nomor 19 adalah untuk mengatur parameter laporan.
  • Digit pertama, jika 0 maka dalam laporan tidak ditampilkan kode dari masing-masing SPLU, jika 1 maka di dalam laporan akan ditampilkan kode masing -masing SPLU.
  • Digit kedua, jika 0 maka dalam laporan SPLU tidak ditampilkan stok yang tersisa, jika 1 maka dalam laporan SPLU akan ditampilkan stok yang tersisa.
  • Digit ketiga, bila 0 maka tiap selesai closing laporan keuangan (settlement) maka nomor nota akan berlanjut terus, Bila 1 maka tiap selesai closing laporan keuangan (settlement) maka nomor nota akan kembali menjadi 0001.
  • Digit keempat, bila 0 maka tiap selesai closing laporan keuangan (settlement) maka nomor laporan akan berlanjut terus, Bila 1 maka tiap selesai closing laporan keuangan (settlement) maka nomor laporan akan kembali menjadi 0001.
  • Setting pabrik adalah 0110.

 

  1. Fungsi nomor 20 adalah untuk mengatur laporan campuran.
    1. Digit pertama adalah laporan campuran keuangan, DEPT, dan SPLU, contoh : bila diisi 1 hanya keuangan yang dicetak, bila 2 hanya DEPT yang dicetak, bila diisi 3 maka keuangan+DEPT (1+2) yang dicetak, bila diisi 4 maka hanya SPLU saja yang dicetak, bila diisi 5 maka keuangan+SPLU (1+4) yang dicetak, bila diisi 6 maka DEPT+SPLU (2+4) yang dicetak, bila diisi 7 maka Keuangan+DEPT+SPLU yang dicetak.
    2. Digit kedua, ketiga dan keempat adalah sama caranya seperti digit pertama.
    3. Setting default pabrik adalah 7000.

 

  1. Fungsi nomor 21 adalah untuk mengatur password koneksi jaringan pada mesin kasir.