Mengenal Fungsi Menu Alarm DVR KANA Secure

Juni 19, 2017 0 By Admin

Setiap DVR tentu memiliki fungsi menu alarm DVR yang serupa tapi (kadang) tak sama. Pada artikel kali ini kami akan memperkenalkan beberapa fungsi menu alarm yang terdapat pada DVR Kana. Bila Anda merupakan salah satu pengguna DVR Kana, pernahkah menjumpai menu-menu berikut ini pada perangkat DVR Kana Anda?

Tampilan menu

Apakah Anda tahu apa saja fungsi dari menu-menu di atas? Berikut ini adalah penjelesan singkat mengenai fungsi menu-menu pada DVR KANA yang perlu Anda ketahui.

  • Motion Detect

Motion detection merupakan sebuah fitur video analisis yang berfungsi untuk mendeteksi adanya pergerakan objek yang tertangkap oleh kamera. Settingan pada motion detection relatif mudah. Biasanya tersedia menu untuk enable/disable, sensitivitas, region, schedulling kapan saja mode rekaman motion detection ini akan aktif. Motion detection ini sangat tergantung pada tingkat kecerahan dan kebersihan gambar, sehingga mode motion detection ini akan bekerja optimal pada kamera yang mampu menghasilkan gambar dengan tingkat noise rendah.

Pada kamera dengan tingkat noise yang tinggi, gambar akan dianggap sebagai suatu pergerakan oleh DVR walaupun objek pada gambar tersebut tidak bergerak. Pada dasarnya motion detection ini tidak dapat digunakan pada ruangan yang gelap, namun pada kamera yang tersemat fitur infrared, maka mode motion detection ini dapat digunakan meskipun di dalam ruangan yang gelap. Terdapat 2 parameter dalam sistem motion detection, yaitu :

  • Region

Dalam parameter ini, kita dapat menentukan wilayah atau area yang akan dijadikan acuan untuk mendeteksi adanya pergerakan.

  • Sensitivity

Semakin besar nilai sensitivitas, maka kamera akan semakin sensitif pada suatu pergerakan. Setiap kamera mendeteksi adanya pergerakan, maka secara otomatis akan memicu berbunyinya alarm.

Sebagai contoh, jika Anda meletakkan kamera di ruang tamu yang tujuannya memantau pintu dan jendela, apabila terjadi sedikit pergerakan dari korden karena tertiup angin, maka hal itu akan memicu berbunyinya alarm secara otomatis. Jika alarm berbunyi, maka kamera akan merekam dan mengirimkan informasi atau notifikasi ke email pengguna.adalah sebuah fitur yang berfungsi untuk mendeteksi adanya gerakan di area yang telah ditentukan. Peringatan atau notifikasi bisa berupa pesan pada monitor, email, bunyi alarm, mobile reported, serta bunyi buzzer.

Region Motion Detect

  • Video Blind

Video blind adalah sebuah fitur yang berfungsi untuk mendeteksi adanya gerakan atau suatu benda yang menutupi kamera. Misalnya, bila ada oknum yang tidak bertanggung jawab akan menutupi kamera CCTV Anda dengan menyemprotkan cat pada kamera CCTV, maka secara otomatis alarm akan berbunyi. Peringatan ini bisa berupa pesan pada monitor, email, bunyi alarm, mobile reported, serta bunyi buzzer.

  • Video Loss

Sebagai pengguna CCTV, mungkin Anda pernah menemukan tiba-tiba tampilan kamera di salah satu channel atau tampilan di monitor menjadi berwarna biru dan terdapat tulisan VLOSS (Video Loss).

Gambar VLOSS atau Video Loss

Video loss adalah sebuah fitur yang berfungsi untuk menghidupkan alarm pada saat sinyal kamera terputus, baik karena disengaja (kabel diputus secara paksa) dan yang tidak disengaja (terputus karena kabelnya mengalami kerusakan). Secara umum, VLOSS ini disebabkan karena adaptor mati atau tidak adanya arus listrik, konektor rusak, arus listrik pada adaptor terbalik, kepala kabel DC/AC rusak, slot konektor DVR rusak, kamera rusak, konsleting arus DC/AC, konsleting kabel coaxial antara serabut dan tembaga, dan tidak adanya sinyal video yang dihantarkan oleh kabel listrik atau kabel coaxial antara kamera dengan DVR. Peringatan bisa berupa pesan pada monitor, email, bunyi alarm, mobile reported, serta bunyi buzzer.

  • Abnormality

Merupakan sebuah fitur yang berfungsi untuk menghidupkan alarm pada saat :

  1. No Storage = Hard disk tidak terpasang atau koneksi ke Hard disk putus
  2. Storage Device Error = Hard disk error
  3. Storage No Space = Kapasitas Hard disk penuh
  4. Net Disconnection = Koneksi jaringan terputus
  5. IP Conflict = IP DVR sama dengan perangkat elektronik lainnya yang terhubung dalam satu jaringan