Indonesia Bersiap Hadapi Resesi Ekonomi: Begini Cara Efektif Mengolah Modal Usaha dari Pemerintah

Indonesia Bersiap Hadapi Resesi Ekonomi: Begini Cara Efektif Mengolah Modal Usaha dari Pemerintah

September 17, 2020 0 By Admin

Isu terjadinya resesi ekonomi yang terjadi di Indonesia bisa saja terjadi dan berpengaruh pada berbagai lini perekonomian masyarakat. Resesi ekonomi adalah merosotnya pertumbuhan ekonomi yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti musibah, wabah, penurunan produk domestik, lapangan kerja menipis, keterpurukan industri manufaktur hingga merosotnya pendapatan riil suatu negara.

Bisa kita ketahui jelas, jurang resesi ekonomi yang membayang-bayangi Indonesia saat ini dikarenakan oleh pandemi Covid-19 ini. Bahkan, data dari media bisnis internasional “Kontan” menyebut bahwa Australia dipastikan mengalami resesi ekonomi di tahun 2020 karena mengalami kontraksi sebesar 6,3% pada kuartal II 2020.

Bagaimana dengan Indonesia?

Dalam media bisnis internasional “Kontan”, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengisyaratkan, perekonomian Indonesia bakal mengalami resesi pada kuartal III 2020. Meski belum pasti, namun pemerintah sudah mencoba mensiasatinya dengan memberikan modal usaha bagi para pelaku usaha yang sempat terpuruk akibat pandemi.

Apakah Anda salah satu penerima bantuan modal usaha dari pemerintah?

Bila iya, maka Anda harus mengolah modal ini dengan efektif agar roda perekonomian kembali berputar. Selain bisa membantu menghidupi Anda, hal ini juga akan bermanfaat bagi negara karena bisa membuat Indonesia terhindar dari resesi ekonomi di tahun 2020 ini.

Gunakan cara berikut, agar modal usaha yang Anda peroleh bisa mendapatkan hasil optimal:

  1. Pilih produk yang tepat!
    Anda harus bisa memastikan jenis produk yang dijual. Tujuannya untuk memudahkan target pemasaran dan penghitungan modal yang dibutuhkan. Idealnya, biaya produksi atau pemenuhan produk penjualan tidak lebih dari 50% dari aset yang Anda miliki.

    Selain memperhitungkan nilai produk, Anda juga harus menentukan produk apa yang banyak dicari oleh masyarakat. Dengan memenuhi permintaan pasar, tentu memudahkan produk untuk dilirik oleh masyarakat.

  2. Jangkauan pemasaran yang luas
    Di era yang masih terbilang sulit, atau berada di tengah wabah ini memang membutuhkan pertimbangan dengan baik. Setelah memperhitungkan modal dan permintaan pasar akan produk Anda, maka selanjutnya adalah mempertimbangkan jangkauan pemasaran yang bisa Anda dapatkan.

    Pastikan produk yang Anda pilih dapat dijual dengan berbagai cara atau metode. Bila produk Anda dapat dijual dengan berbagai metode dan mencapai berbagi jangkauan, maka hal ini akan menjadi semakin efektif.

    Pastikan produk bisa dijual di dalam maupun luar daerah produksi. Selanjutnya, dapat dijual secara offline maupun online.

  1. Penghitungan laporan penjualan dengan tepat
    Bila di bagian produksi dan persediaan sudah diputuskan dengan baik, maka hal-hal yang berhubungan dengan manajemen usaha harus tertata dengan baik. Terpenting adalah, Anda dapat menghitung laporan kerja dengan cepat dan tepat.

    Pemilik usaha, tak harus melakukan perincian yang rumit. Karena hal ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan mesin kasir. Apalagi, saat ini mesin kasir sudah bisa melakukan pendataan laporan secara otomatis (termasuk laporan penjualan yang sudah di rekapitulasi dengan baik).

    Salah satunya, mesin kasir dari Kanasecure yaitu Kanalogic KCR-181SW. Pemilik usaha, bisa memantau laporan penjualan outletnya dari ponsel dengan bantuan koneksi WiFi.

  2. Manfaatkan teknologi
    Penggunaan teknologi tentu membantu pengusaha untuk meminimalisir terjadinya kesalahan. Karena akurasi proses penjualan dapat ditangani dengan masin kasir ini.

    Anda dapat memanfaatkan teknologi yang mendukung aktivitas kasir dari mesin kasir Kanalogic KCR-181SW. Banyak keuntungan dan kemudahan yang bisa Anda dapatkan dari mesin kasir Kanalogic KCR-181SW ini.

Dari 4 tips di atas, Anda bisa mengolah dana bantuan atau modal usaha ini dengan maksimal. Siapa yang ingin menghadapi resesi ekonomi di masa yang serba sulit ini? Tentunya, siapapun diantara kita tidak ada yang menginginkannya.

Pastikan analisis bisnis dan pemanfaatan teknologi dapat berjalan berdampingan!